Makanan Khas Papua Barat

Ulat sagu merupakan makanan khas Papua Barat yang cukup ekstrem. Bahkan dengan mendengar namanya saja sudah membuat beberapa orang merasa geli. Karena memang ulat adalah salah satu hewan yang menggelikan.

Namun hal berbeda bagi masyarakat Papua. Karena memang ada banyak hal di daerah Papua yang terbilang unik. Termasuk salah satunya adalah perihal kuliner atau makanan.

Bagi masyarakat Papua Barat, justru ulat sagu adalah salah satu makanan favorit. Sebab ternyata ulat ini memiliki rasa yang gurih dan nikmat. Sehingga tidak aneh jika masyarakat Papua Barat.

Makanan Khas Papua Barat

Selain memiliki rasa yang nikmat, ternyata masih banyak informasi lain mengenai ulat sagu tersebut. Jika Anda ingin memahami lebih dalam tentang makanan ekstrem satu ini, silahkan simak penjelasan berikut ini.

Cara untuk Mendapatkan Ulat Sagu

Makanan Khas Papua barat 2
Sumber : jejakpiknik.com

Untuk bisa mendapatkan makanan khas Papua Barat yang satu ini bisa dibilang cukup sulit. Karena berbeda dengan ayam atau daging, ulat sagu umumnya tidak dibudidayakan untuk dikonsumsi.

Sehingga agar bisa mendapatkan ulat ini harus mencarinya di hutan. Berikut ini adalah cara yang digunakan oleh masyarakat Papua Barat untuk bisa mendapatkan ulat sagu.

1. Menebang Pohon Sagu

Ulat Sagu bisa ditemukan di dalam pohon. Sehingga jika ingin memakan ulat ini, masyarakat Papua harus menebang pohon sagu terlebih dahulu. Biasanya hal ini dilakukan bersamaan ketika sedang mencari sagu.

Karena seperti yang Anda ketahui bahwa makanan pokok masyarakat Papua adalah sagu. Sehingga menebang pohon sagu merupakan salah satu kegiatan yang telah biasa mereka lakukan.

2. Membiarkan Pohon Sagu Yang Telah Ditebang

Untuk mendapatkan makanan khas Papua Barat satu ini juga membutuhkan waktu lama. Karena ulat sagu tidak bisa langsung ditemukan setelah melakukan penebangan terhadap sebuah pohon sagu.

Pohon sagu yang telah ditebang akan dibiarkan begitu saja selama beberapa hari terlebih dahulu. Pohon tersebut nantinya akan menjadi tempat bagi kumbang merah kelapa bertelur yang akhirnya menjadi ulat sagu.

3. Memanen Ulat Sagu

Setelah dibiarkan dalam beberapa waktu, telur-telur kumbang merah kelapa akan menetas dan berubah menjadi larva. Nantinya larva tersebut akan membentuk kepompong dan berubah menjadi kumbang dewasa.

Namun sebelum proses pembentukan kepompong tersebut, masyarakat Papua biasanya sudah memanen ulat sagu. Diperlukan waktu harian hingga mingguan dari proses penebangan pohon hingga memanen ini.

Ulat Sagu, Makanan Khas Papua Barat yang Kaya Akan Nutrisi

Meski tergolong sebagai makanan ekstrem, ulat sagu diyakini mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Berikut ini adalah beberapa kandungan nutrisi yang terdapat dalam ulat sagu.

1. Lemak

Ulat sagu ternyata diketahui memiliki kandungan lemak yang cukup lengkap. Lemak ulat sagu terdiri dari beberapa asam seperti asam oleat, asam palmitat dan asam kaprat.

Total keseluruhan lemak yang terdapat dalam ulat sagu mencapai 86%. Asam kaprat sendiri adalah asam lemak rantai menengah. Sementara asam oleat merupakan asam lemak tidak jenuh yang baik bagi tubuh.

2. Protein

Ulat sagu merupakan makanan khas Papua Barat yang memiliki kandungan protein cukup tinggi. Kadar kandungan protein kasar pada ulat sagu mencapai rata-rata nilai sebesar 32,54%.

Tentunya nilai ini sangat tinggi untuk sebuah bahan makanan dan berdampak bagus bagi tubuh. Sebab seperti yang Anda ketahui bahwa tubuh sangat membutuhkan protein untuk melakukan pertumbuhan.

3. 16 Asam Amino

Tingginya nilai protein di dalam ulat sagu disebabkan adanya banyak kandungan asam amino di dalamnya. Terdapat 16 asam amino dengan 8 di antaranya merupakan asam amino esensial.

Kedelapan asam amino esensial tersebut adalah Triptofan, Valin, Metionin, Fenilalanin, Lisin, Leusin, Isoleusin dan Threonin. Keberadaan asam amino esensial ini membuat kebutuhan protein tubuh terpenuhi.

Manfaat Mengonsumsi Ulat Sagu Bagi Tubuh

Dengan kandungan nutrisi yang dimilikinya, membuat makanan khas Papua Barat satu ini memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Hal ini juga yang membuat masyarakat Papua menyukai makanan ini.

Ada beragam manfaat penting yang akan didapatkan tubuh dengan mengonsumsi ulat sagu. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang akan Anda dapatkan dengan mengonsumsi ulat sagu.

1. Mencegah Beragam Penyakit

Dengan kandungan asam lemak yang cukup tinggi membuat mengonsumsi ulat sagu bisa mencegah berbagai penyakit. Sebab asam lemak dipercaya memiliki kemampuan untuk mengurangi peradangan pada tubuh.

Selain itu asam lemak juga mampu mengurangi berbagai risiko seperti alzheimer, depresi dan juga penyakit rematik. Asam lemak juga sering digunakan sebagai suplemen pereda gejala penyakit jantung.

2. Membangun Otot

Sudah bukan rahasia lagi bahwa masyarakat Papua Barat memiliki kekuatan yang begitu besar. Ternyata hal ini tidak lepas dari makanan khas Papua Barat yang mampu membangun otot.

Karena memang otot terbangun atas protein. Sehingga ulat sagu yang memiliki kandungan protein besar sangat baik untuk pembentukan otot Selain itu protein juga bagus untuk membentuk berbagai enzim dan hormon.

3. Meningkatkan Suasana Hati

Keberadaan asam amino dalam ulat sagu seperti isoleunice, leunice, phenylalanine dan histidine mampu proses produksi serotonin. Serotonin adalah zat kimia di dalam otak yang mampu membuat suasana hati membaik.

Dengan adanya serotonin akan membuat Anda bisa terhindar dari stress. Selain itu serotonin juga dapat membantu memperbaiki siklus tidur sehingga membuat kualitas tidur lebih optimal.

Cara Mengolah Ulat Sagu Jadi Makanan Nikmat

Anda telah mengetahui bahwa ulat sagu merupakan makanan khas Papua Barat yang memiliki banyak kandungan nutrisi dan manfaat. Namun tahukah Anda bahwa ada beragam cara untuk memakan ulat sagu.

Karena ulat sagu ternyata bisa diolah menjadi berbagai macam masakan. Berikut ini adalah beberapa cara mengolah ulat sagu yang sering dilakukan oleh masyarakat Papua Barat.

1. Dimakan Langsung

Ulat sagu bisa langsung dimakan tanpa perlu diolah dahulu sebelumnya. Meski memang bagi kebanyakan cara ini terkesan menjijikan dan tidak banyak yang berani untuk mencobanya.

Namun sensasi memakan ulat sagu secara langsung memang memiliki keunikan tersendiri. Jika Anda memiliki kesempatan untuk mengunjungi daerah Papua Barat, tidak ada salahnya untuk mencoba hal ini.

2. Dibuat Menjadi Sagu Bakar

Cara kedua dalam mengolah makanan khas Papua Barat ini adalah dengan dibungkus bersamaan sagu dalam daun pisang. Setelah itu bungkusan tersebut diletakkan di bawah batu panas.

Biasanya masyarakat Papua Barat menyebut makanan ini dengan sebutan sagu bakar. Perpaduan antara sagu beserta ulat serta aroma dari daun pisang membuat kenikmatan makanan ini bertambah.

3. Dibuat Menjadi Sate

Cara lain yang sering digunakan dalam mengolah ulat sagu adalah dijadikan sate. Untuk melakukannya juga sangatlah mudah. Ulat sagu ditusuk menggunakan kayu lalu dibakar di atas api.

Daerah Papua memang menyimpan banyak budaya dan keunikan lokal yang menarik. Seperti salah satunya adalah ulat sagu yang dijadikan sebagai makanan. Bahkan diketahui bahwa ulat sagu memiliki banyak nutrisi.

Sebagai makanan yang kaya akan nutrisi, Anda bisa mendapatkan banyak manfaat dengan mengonsumsinya. Oleh karenanya Anda patut mencoba mencicipi makanan khas Papua Barat yang satu ini.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *