Makanan khas Banten

  • Budayanesia
  • Okt 21, 2022
Makanan Khas Banten

Makanan khas Banten merupakan salah satu jenis makanan yang banyak diburu oleh pecinta kuliner. Pasalnya, makanan asli Banten sangat terkenal dengan cita rasanya yang lezat dan membuat ketagihan.

Seperti yang diketahui, Banten tidak hanya populer karena tempat wisatanya yang menawan, namun juga kekayaan kuliner yang bervariasi. Oleh karena itu, tidak heran jika Banten sering menjadi tempat tujuan untuk destinasi wisata kuliner.

Makanan Khas Banten

Makanan khas Banten adalah kuliner yang wajib dicoba oleh para wisatawan. Apa saja makanan khas daerah Banten yang layak untuk dicoba? Simak penjelasan lebih lengkap di bawah ini:

1. Angeun Lada

Makanan khas Banten

Angeun lada merupakan makanan khas Banten Serang yang mengandung arti sebagai sayuran berkuah pedas. Makanan ini diracik menggunakan aneka rempah alami yang bercita rasa kuat ditambah, apalagi ditambah dengan cabai rawit yang dihaluskan.

Lazimnya, masyarakat Banten menambahkan tulang iga sapi atau babat sapi untuk isian angeun lada. Bahan ini dimasak hingga matang bersama dengan kuahnya, sehingga cita rasa yang dihasilkan semakin kuat karena bumbunya meresap ke dalam.

2. Sayur Besan

Makanan khas Banten

Sayur besan identik dengan tradisi yang umumnya diadakan di Banten. Umumnya, hidangan ini disajikan saat pernikahan ataupun prosesi lamaran. Ada empat bahan utama yang digunakan dalam mengolah sayur besan yaitu petai, kentang, trubuk, dan bihun.

Selain itu, makanan ini juga ditambah dengan sejumlah sayur seperti wortel dan labu siam. Sayur besan dianggap sebagai simbol pernikahan dan hubungan harmonis pasca pernikahan.

3. Sate Bandeng

sate bandeng

Sate bandeng merupakan makanan khas asal Banten yang tidak kalah populer dari jenis makanan yang lainnya. Bahkan, sate bandeng sering dijadikan sebagai oleh-oleh saat berpelancong ke daerah Banten.

Cita rasa yang dimiliki oleh sate bandeng khas Banten cukup berbeda jauh dengan sate kambing maupun sate ayam. Hal ini karena dari mulai pembakaran, sate bandeng diolah dengan serangkaian proses yang cukup panjang.

Ikan bandeng memang lebih mudah dijumpai di Banten, khususnya kawasan Serang. Oleh karena itu, masyarakat lebih senang mengolahnya sebagai hidangan sate.

4. Ketan Bintul

Makanan Khas Banten

Ketan bintul adalah salah satu kuliner khas Banten yang lebih banyak dijumpai saat Bulan Ramadhan. Dari segi pembuatannya, ciri khas ketan bintul memang tidak terlalu nampak. Namun, yang membuatnya terasa unik adalah karena adanya serundeng yang dipadu dengan kacang.

Kacang di makanan ini disajikan dalam bentuk yang telah halus dan ditaruh di atas serundeng. Ketan yang dibumbui dengan serundeng menghasilkan tekstur rasa yang legit dan gurih. Ada cerita yang melegenda dibalik makanan khas asal Banten ini.

Pada masa kerajaan Islam. Sultan Banten selalu mengharuskan makanan ini untuk menjadi hidangan saat berbuka puasa. Oleh karena itu, tidak heran jika ketan bintul menjadi makanan yang identik dengan bulan Ramadhan bahkan hingga di masa sekarang.

5. Sambal Buroq

Sambal Buroq

Sambel burog merupakan nama makanan yang cukup unik karena mengingatkan kita dengan kendaraan Rasulullah saat melakukan isra’mi’raj. Mengapa dinamakan demikian? Hal ini berkaitan dengan tradisi yang dijalankan oleh masyarakat Banten.

Makanan yang menjadi ciri khas Banten ini banyak dihidangkan saat musim haji sebagai makanan suguhan untuk orang-orang yang berkunjung ke rumah. Sambel burog sangat populer karena rasa pedasnya yang unik dan belum tentu ada di wilayah lain.

Bahan dasar membuat sambal buroq yaitu olahan kulit melinjo yang dicampurkan dengan daun salam, bawang merah, bawang putih, dan kemiri.

Makanan khas Banten yang telah disebutkan memang memiliki cita rasa yang unik dan khas, sehingga membuatnya berbeda dengan jenis makanan dari daerah lainnya. Saat mengunjungi Banten, jangan lupa untuk menyantap aneka makanan di atas, baik untuk santapan sendiri maupun oleh-oleh untuk keluarga.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.