Baju Adat Bali

  • 4 min read
  • Jun 05, 2020
Baju Adat Bali

Bali terkenal dengan keindahan alam dan beragam budayanya. Banyak wisatawan dari dalam dan luar negeri yang datang untuk berlibur. Baju adat Bali merupakan salah satu warisan budaya dengan nilai estetika yang tinggi.

Masyarakat Bali menggunakan busana adat untuk kegiatan tertentu. Misalnya, upacara keagamaan, acara adat, hingga kegiatan penting lainnya. Jika dibandingkan dengan daerah lainnya, pakaian adat khas Bali memiliki beberapa kelebihan. Bagi Budayanesia yang ingin mengetahui jenis pakaian khas Bali, berikut penjelasannya yang sudah dirangkum.

 

Keunikan Baju Adat Bali dan Filosofinya

Keunikan Baju Adat Bali dan Filosofinya

Pakaian adat Bali memiliki jenis atau model yang berbeda-beda, yaitu untuk pria dan wanita. Salah satu alasan mengapa banyak wisawatan yang datang ke Bali adalah baju adatnya. Baju adat khas Bali memiliki nilai filosofis yang menunjukkan arti dan makna yang terkandung di dalamnya.

Filosofi dari busana khas Bali menjelaskan tentang kepercayaan dari ajaran Sang Hyang Widhi, yaitu dewa yang memberikan kedamaian, kegembiraan, dan keteduhan. Baju adat Bali juga memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh pakaian adat lainnya.

Jika Budayanesia melihat masyarakat Bali, pakaian dan aksesoris yang digunakan sudah menjadi tradisi sehari-hari. Hal tersebut menunjukkan bahwa baju adat khas Bali sudah menyatu dengan kehidupan masyarakatnya.

 

Ciri-ciri Baju Adat Bali

Ciri ciri Baju Adat Bali

Baju adat khas Bali memiliki ciri yang unik dan mendeskripsikan karakter dari budaya lokal itu sendiri. Pakaian adat khas Bali yang digunakan oleh pria dan wanita sangat berbeda, yakni mulai dari bahan, model, hingga aksesorisnya.

Saat kamu pergi ke Bali, tentunya akan melihat beberapa warga yang mengenakan pakaian adat agak terbuka dan tertutup meski tidak sedang mengikuti acara tertentu. Ada ciri khas lain dari pakaian khas Bali, yaitu apa nama dan jenisnya. Lalu, pakaian khas Bali memiliki berbagai nama dengan penggunaan yang berbeda.

 

Nama Baju Adat Bali

Busana Bali tidak hanya memiliki satu jenis dan model saja, namun ada juga beberapa lainnya. Saking terkenalnya, mungkin Budayanesia pernah mendengar atau tidak asing dengan beberapa pakaian khas Bali. Berikut ini adalah macam-macam nama pakaian khas Bali:

  1. Baju Safari

Baju Safari

Baju Safari adalah pakaian yang digunakan oleh para pria di Bali. Baju adat Bali pria ini hampir mirip dengan kemeja pada umumnya, serta dilengkapi dengan kancing dan kerah. Kemudian, ada juga saku di bagian kiri atau kanan baju.

Warna paiakan ini sangat identik dengan kebersihan, sehingga warna yang cocok untuk baju Safari adalah putih.

  1. Udeng

Udeng

Udeng adalah ikat kepala atau penutup kepala yang dikenakan saat menggunakan baju adat khas Bali. Udeng sendiri memiliki makna yang spesial di mata masyarakatnya. Selain dipadukan dengan baju khas Bali, udeng juga digunakan untuk beribadah di pura.

Namun, ada juga beberapa pria yang mengenakan udeng meski tidak sedang mengikuti acara tertentu. Hal itu dikarenakan mereka sangat menghargai budaya dan menegaskan jika pria terlihat lebih baik jika menggunakan udeng.

  1. Kamen

Kamen

Kamen adalah kain bawahan yang dikenakan pada pakaian khas Bali. Jika kamu mengamati secara detail, kamen tidak jauh berbeda dengan sarung berbentuk persegi dan terbuat dari bahan yang tipis. Para pria dan wanita Bali memiliki cara pakai kamen yang berbeda.

Umumnya, pria menggunakan dua kain untuk menutupi bagian bawahannya. Kain bagian dalam itulah yang disebut dengan kamen. Sementara. bagian luar atau saput diikatkan pada selendang. Hal itu dilakukan agar kain kamen tidak lepas.

Sedangkan untuk wanita, cara memakai baju adat Bali ini agak berbeda. Kamen diikat melingkar di bagian pinggang dari sisi bagian kiri dan kanan. Kemudian, hanya tinggal diikatkan pada selendang yang dibawa.

  1. Kebaya Bali

Kebaya Bali

Jika dilihat sekilas, kebaya Bali hampir sama dengan kebaya Jawa. Perbedaannya adalah kebaya Bali memiliki desain terbuka di bagian lengan dan bahu, kemudian ada sabuk di bagian tengah dada.

Kebaya Bali juga dikenakan saat ada momen penting. Jika Budayanesia berkunjung ke Bali, tentunya sering melihat wanita yang mengenakan kebaya. Sebab, selalu ada ritual yang dilakukan hampir setiap hari. Bagi wanita yang berkerudung, juga bisa mengenakan kebaya Bali dengan konsep modern yang sudah dimodifikasi.

  1. Sabuk Prada

Sabuk Prada

Sabuk prada umumnya digunakan oleh wanita untuk menahan kamen agar tidak terlepas. Sabuk ini memiliki motif khas Bali dan warna yang terlihat mencolok. Sabuk prada memiliki makna tersendiri, yaitu untuk melindungi tubuh wanita terutama rahim. Sehingga, sabuk ini digunakan di bagian perut.

Saat berkunjung ke Bali, kamu bisa melakukan sesi foto dengan paiakan Bali. Pada era 1990-an, berfoto dengan busana Bali sempat populer. Hingga saat ini, Budayanesia bisa menemukan studio baju khas Bali.

Budayanesia juga bisa menemukan paket foto baju adat khas Bali di agen perjalanan online mulai dari harga Rp 800.000,- untuk dua jam. Paket tersebut sudah termasuk sewa baju adat hingga make up. Kemudian, Budayanesia juga sudah mendapatkan soft copy dalam bentuk CD dan foto cetak berukuran 10R yang bisa diambil di Kuta.

 

Baju Adat Khas Bali untuk Menikah

Baju Adat Khas Bali untuk Menikah

Seperti yang Budayanesia ketahui, baju adat khas Bali berbeda dengan pakaian lainnya. Ciri khasnya membuat busana khas Bali terlihat indah dan menarik. Contoh busana Bali untuk menikah adalah Payas Agung.

Pakaian ini memiliki kesan yang mewah dan spesial. Maka dari itu, baju adat ini juga digunakan untuk berbagai aktivitas. Payas Agung juga digunakan saat acara pernikahan. Pakaian Payas Agung memiliki perpaduan warna merah, emas, dan putih.

Payas Agung untuk pria Bali dilengkapi dengan keris dan kain songket yang indah. Sementara untuk perempuan, menggunakan kain yang dililit pada bagian tubuh atas. Lalu, bagian bawahannya menggunakan kain songket berbahan tenun.

 

Baju Adat Khas Bali untuk Anak-anak

Baju Adat Khas Bali untuk Anak anak

Tidak hanya dewasa, baju adat Bali juga bisa dikenakan oleh anak-anak. Penggunaan baju khas Bali anak-anak pun hampir sama dengan dewasa, hanya terdapat perbedaan pada pemakaian kamennya.

Saat ini, kamu bisa menemukan sepasang baju khas Bali untuk anak di toko online. Jika kamu tinggal di Jakarta, maka tidak perlu jauh-jauh lagi pergi ke tempat jual pakaian ini di Bali. Kamu hanya perlu mencari pakaian khas Bali melalui platform marketplace, kemudian melihat katalog atau gambar yang tersedia.

Terdapat juga pakaian khas Bali untuk anak perempuan yang mengenakan hijab dan banyak dijual melalui platform marketplace. Harganya pun sangat bervariatif, yakni mulai dari Rp 100.000,- hingga Rp 300.000,- tergantung bahan dan modelnya.

Berbagai nama baju adat Bali memang memiliki makna tersendiri bagi masyarakat di sana. Sebab, mereka mengenakan baju adat tersebut untuk beraktivitas sehari-hari. Masyarakat Bali menghargai budayanya melalui pakaian yang dikenakan. Hal itulah yang membuat busana  khas Bali terkenal hingga mancanegara.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *