Baju Adat Kalimantan Barat

  • 4 min read
  • Jun 07, 2020
Terbuat dari bahan kulit

Kalimantan Barat merupakan salah satu provinsi di Pulau Kalimantan yang mempunyai histori yang sangat bervariasi. Mulai dari kebudayaanya yang beragam dengan suku yang heterogen. Sehingga baju adat Kalimantan Barat mempunyai jenis yang beragam terutama dari suku yang paling dominan yaitu Dayak dan Melayu Sambas.

Keunikan Baju Adat Kalimantan Barat

Setiap baju adat mempunyai keunikan dan makna yang terkandung dalam desain maupun motif baju tersebut. Termasuk untuk baju adat yang berasal dari Kalimantan Barat. Keunikan dari baju adat menjadi ciri khas yang dimiliki baju tersebut. Sehingga dapat dikenal di seluruh masyarakat Indonesia. Tidak hanya sumber daya alam yang melimpah, namun budaya masih dijaga dengan baik.

Keunikan pakaian adat dari Kalbar tersebut diantaranya:

Terbuat dari bulu burung

Terbuat dari bulu burung

Selain dari kulit, baju adat Kalbar juga dilengkapi dengan hiasan yang terbuat dari bulu burung. Bulu tersebut diambil dari burung enggang sehingga memberikan keunikan yang khas. Untuk menjaga kelestarian baju adat maka harus menjaga populasi burung tersebut.

Terbuat dari bahan kulit

Terbuat dari bahan kulit

Baju adat Kalimantan Barat terbuat dari bahan kulit kayu kapuo atau tanaman ampuro. Sehingga menyimpan nilai yang sangat unik dan khas. Tanaman tersebut menjadi sumber utama yang harus dijaga agar dapat membuat baju adat Kalbar. Jika tanaman rusak otomatis tidak ada bahan utama untuk membuat baju adat tersebut.

Menggunakan nama King

Menggunakan nama King

Keunikan dari baju adat Kalbar adalah menggunakan nama King. Untuk baju adat pria dinamakan King Baba dan untuk baju adat wanita dinamakan King Bibinge. King sendiri mempunyai makna pakaian dan kata Baba berarti pria sehingga dikenal hingga sekarang.

King dari Kalbar terbuat dari kulit dan dihiasi oleh bulu burung. Proses pembuatannya ada beberapa tahap agar bisa menjadi serat yang digunakan untuk baju adat. Selanjutnya dilengkapi dengan motif khas Dayak dengan bentuk rompi tanpa lengan. Ditambah dengan ikat kepala dan senjata tradisional Mandau yang membuat baju tersebut sangat unik.

 

Baju Adat Kalimantan Barat Suku Dayak

Kalimantan Barat mempunyai budaya yang sangat beragam termasuk jenis baju adatnya. Baju tersebut dibedakan sesuai penggunanya yaitu wanita dan pria dengan berbagai komponen yang ada. Salah satunya baju adat dari suku Dayak yang sangat terkenal dengan keunikannya yang sangat khas. Nama baju adat Kalimantan Barat suku Dayak yang sangat terkenal dengan filosofi dan karakteristiknya adalah sebagai berikut.

  1. Wanita Dayak

Baju adat Kalimantan Barat untuk wanita dinamakan King Bibinge. Baju tersebut terbuat dari bahan yang sama dengan baju adat King Baba yaitu kulit tanaman Ampuro. Proses pembuatannya juga hampir sama hanya desain baju yang berbeda. Baju adat untuk wanita lebih sopan karena harus menutupi bagian tertentu.

King Bibinge menutupi bagian dada dengan kain bawahan, stagen yang dihiasi dengan manik-manik. Penutup kepala menggunakan ikan yang sangat unik dari bulu burung. Terdapat jarat tangan yang terbuat dari akar tanaman yang berfungsi untuk menolak bala.

Terdapat juga perhiasan yang digunakan seperti kalung yang terbuat dari kulit hewan atau akar kayu. Kalung tersebut bertujuan untuk menangkal gangguan dari roh halus. Serta gelang berupa tajuk bulu tantawan, tajuk bulu area, galling gading dan galang pasan manik.

  1. Pria Dayak

Pria Dayak

Baju adat untuk pria dari suku Dayak dikenal dengan nama King Baba. Nama baju tersebut diambil dari bahasa Dayak yaitu Baba yang artinya pria. Baju tersebut berbentuk rompi tanpa lengan yang terbuat dari kulit tanaman Ampuro yang merupakan tanaman endemik dari Kalimantan.

Tanaman tersebut mempunyai serat yang tinggi sehingga diproses untuk diambil seratnya dan dijadikan baju adat. Kulit tersebut dihiasi dengan berbagai lukisan khas suku Dayak dengan makna yang beragam. Warna yang digunakan terbuat dari bahan alami sehingga nyaman dikenakan.

Terdapat ikat kepala yang diselipkan dan dibentuk dengan rapi sehingga menambah nilai budaya dan keunikan busana adat tersebut. Serta ditambah dengan aksesoris berupa senjata Mandau yang merupakan senjata tradisional suku Dayak untuk berperang.

 

Adat Kalimantan Barat Melayu Sambas

Selain dari suku Dayak, masih ada suku yang paling dominan lain di Kalbar yaitu Melayu Sambas. Suku ini mempunyai baju adat yang sangat terkenal dan hampir mirip dengan baju adat khas Melayu lain termasuk dari Malaysia.

  1. Wanita Sambas

Wanita Sambas

Baju adat suku Melayu Sambas sangat berbeda dengan baju adat Dayak. Karena baju ini lebih tertutup dan tidak menggunakan bahan dari kulit tanaman maupun binatang. Namun tetap mempunyai keunikan yang khas dari model dan desain yang ada.

Baju adat ini hampir sama dengan baju khas Melayu Malaysia. Namun menggunakan kain yang berbeda serta lebih menonjolkan motif yang indah dan sangat khas. Dilengkapi juga dengan berbagai aksesoris dan perhiasan untuk menunjang penampilan Budayanesia menggunakan baju adat Kalimantan Barat ini.

  1. Pria Smbas

Pria Sambas

Baju adat untuk pria dari suku Melayu Sambas juga lebih tertutup. Baju tersebut menggunakan kain khas dengan lengan panjang. Dilengkapi dengan kain songket yang sangat khas dari Kalimantan Barat.

Kain songket didesain dengan motif yang berbeda dengan suku Dayak. Sehingga mempunyai keunikan masing-masing. Dengan perkembangan zaman saat ini ada beberapa perubahan pada bahan maupun aksesoris yang digunakan.

 

Baju Pernikahan Khas Kalimantan Barat

Baju adat Kalimantan Barat dikenal dengan nama King Baba dan King Bibinge. Biasanya baju adat tersebut digunakan untuk sehari-hari terutama untuk suku Dayak. Karena memang masih sangat kental dengan budaya dan kepercayaan mereka. Untuk acara pernikahan juga menggunakan baju adat yang sama dengan ritual khusus yang dipercaya oleh suku tersebut.

Berbeda dengan baju adat dari suku Melayu Sambas yang menggunakan pakaian yang lebih tertutup. Untuk acara pernikahan tetap menggunakan pakaian tersebut dengan berbagai aksesoris yang ada sehingga tetap unik dan istimewa. Saat ini tambahan unsur modern dari kain yang digunakan yaitu kain polos dengan warna gelap yaitu hitam dan biru.

Serta dilengkapi dengan kain berwarna-warni sebagai pita dan benang untuk aksesoris. Dilengkapi juga dengan kain halus yang dihiasi oleh pernak pernik yang didapatkan dari negara tetangga yaitu Sarawak di Malaysia Timur sebagai hiasan untuk menunjang penampilan di hari yang istimewa tersebut.

Pakaian ada Kalbar mempunyai jenis yang sangat khas dan unik. Baju tersebut mencerminkan kehidupan asli suku disana. Salah satunya suku yang sangat terkenal karena kepercayaanya yang masih kental yaitu suku Dayak. Dayak mempunyai baju adat yang sangat khas dari bahan kulit dan hiasan lain yang diambil dari kekayaan alam.

Suku Dayak memang masih tinggal di pedalaman. Sehingga belum mengikuti perkembangan teknologi saat ini yang sudah canggih. Suku Dayak menggunakan baju adat King Baba dan King Bibinge untuk melakukan berbagai aktivitas sehari-hari untuk tetap bertahan hidup.

Sebagai sarana menjaga warisan dan budaya Indonesia ditengah arus globalisasi ini. Biasanya ada tempat khusus yang memberikan sewa baju adat sebagai sarana untuk memperkenalkan budaya Nusantara dengan harga yang bervariasi.

Indonesia menyimpan suku dan budaya yang sangat beragam, khususnya yang tersebar di Kalimantan Barat. Salah satu warisan budaya yang harus dilestarikan adalah baju adat Kalimantan Barat dengan beragam keunikan serta ciri khasnya agar dapat diketahui oleh generasi penerus bangsa.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *