Makanan khas Suku Batak

Makanan khas Suku Batak menjadi salah satu kekayaan kuliner Nusantara yang harus dinikmati saat berkunjung ke kawasan Sumatera Utara. Mempunyai ciri khusus yaitu penggunaan Andaliman sebagai bumbu dasar.

Cita rasa yang dihasilkan dari penggunaan rempah tersebut adalah pedas tetapi, membuat lidah terasa getir dan kebas. Bila dilihat dari deskripsinya sangat unik, tidak heran bila hidangannya mendapatkan perhatian khusus.

Selain itu, karakteristik makanan khas Suku Batak adalah penggunaan berbagai macam bahan unik dan cenderung sedikit ekstrim. Salah satu contohnya adalah lambung hewan lembu atau kerbau.

Tetapi, belum sampai dihisap sarinya, jadi setelah proses penyembelihan. Beberapa penduduk langsung mengambil bagian Lambung sebelum makanan hijau yang dimakan di olah dalam organ lambung, Selanjutnya, ditambahkan bumbu khusus.

Dengan begini, makanan khas Suku Batak tersebut akan terhindar dari pahit dan bau. Bila dilihat secara keseluruhan memang menjijikan, apalagi saat melihat bagaimana prosesnya secara keseluruhan.

Tetapi, saat disantap pasti Anda akan ketagihan dan melupakan bagaimana cara mengolahnya. Selain itu, masyarakat Batak sendiri menyukai penggunaan santan. Terkadang mereka menggunakannya cukup banyak sehingga, terlihat sangat kental.

Karakteristik terakhir yang bisa ditemui adalah penggunaan sambal. Hampir setiap kali makan, mereka tidak pernah melewatkannya. Tidak heran bila jenisnya tidak hanya satu saja tetapi, ada beberapa.

Makanan Khas Suku Batak Arsik

Makanan Khas Suku batak
liputan6.com

Di antara beberapa hidangan yang disajikan, Arsik menjadi salah satu kuliner tradisional dengan cita rasa nikmat menggoda. Berasal dari daerah Tapanuli. Ciri khasnya adalah penggunaan bumbu kuning .

Selain itu, tipe yang digunakan adalah Ikan mas tetapi, tidak dibuang bagian sisiknya. Berbagai bahan sebagai bumbu dasar untuk membuat makanan khas Suku Batak ini adalah Andaliman, kecombrang.

Atau orang Batak menyebutnya dengan asam cikala, Lengkuas serta Serai. Selanjutnya, semua ini akan dioleskan ke ikan kemudian, di masak menggunakan api kecil serta minyak sedikit sampai terlihat kering.

Sebagai bahana utama dari makanan khas Suku Batak ini sendiri bukan hanya jenis Ikan Mas saja. Tetapi, kembung dan kakap hingga daging babi juga bisa dibuat menjadi menu Arsik.

Keberadaan kuliner khas ini menurut penelitiannya sudah tersedia sejak zaman Indonesia masih berbentuk kerajaan. Sehingga, bisa disebut sebagai salah satu paling legendaris, Beberapa kepercayaan mengatakan bumbu diturunkan dari nenek moyang.

Tidak heran bila, masyarakat Tapanuli sendiri selalu mempunyai rasa bangga saat membuat makanan khas Suku Batak ini. Di balik seluruh kondimennya tersembunyi sebuah filosofi yang menarik untuk disimak.

Filosofi tersebut menjadi pengikat sekaligus aturan bagaimana masyarakatnya menjalankan kehidupan selama ini. Sebagian masyarakat juga percaya bahwa, dalam mengolahnya tidak boleh sembarangan dan tetap menjaga ritual kesakralannya.

Makna Makanan Khas Suku Batak Arsik

Sampai saat ini upacara adat dan tradisi dari masyarakat Tapanuli masih terus dilakukan sebagai bagian dari pelestarian budaya. Kondisi tersebut bisa dilihat saat acara pernikahan berlangsung seperti,

Pemberian hanya satu ekor untuk pasangan yang siap menikah, tiga ekor bagi mereka sudah punya momongan atau keturunan, Lima ikan jika sudah mempunyai cucu. Sementara tahapan palung tinggi adalah tujuh.

Sayangnya, sulit untuk mencapai pada tujuh ikan mas karena, khusus untuk ketua adat saja. Bagi masyarakat biasa, sangat jarang bisa mencapai angka tersebut, Beberapa pembahasan di atas sempat kami mengatakan.

Bila makanan khas Suku Batak ini bagian sisiknya tidak dipotong. Hal ini mempunyai makna terdalam dalam kehidupan manusia. Dimana, mereka percaya yang mendapatkan potongan tersebut tidak mendapatkan keturunan.

Jadi, bisa diibaratkan bagian tubuh ikan ini adalah manusia. Bila ada yang dipotong maka kesempurnaan tersebut akan menghilang. Dengan begini, mereka akan kesulitan untuk mendapatkan anak. Posisinya juga harus benar.

Saat penyajian makanan khas Suku Batak tersebut diberikan kepada orang lain selain harus utuh dan lengkap. Bagian kepala wajib menghadap penerima. Bila terdiri dari dua atau lebih, wajib sejajar.

Hal ini mengisyaratkan bahwa, hidup harus berjalan berdampingan tidak boleh saling bercerai berai. Dengan begini berbagai masalah yang datang dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan kepala dingin.

Inilah budaya dari tanah Toraja mengenai kuliner Arsik dimana, merupakan wujud penggambaran dari kehidupan rumah tangga manusia. Walau sakral, menu tersebut tetap bisa dinikmati sehari-hari dan jadi menu unggulan,

Pengolahan Makanan Khas Suku Batak

Sesuai dengan filosofi dan tata caranya, untuk mengolah hidangan ini bersihkan terlebih dulu ikan tersebut. Tetapi, cukup di belah bagian perutnya saja, pastikan semua dalam keadaan bersih tanpa kotoran.

Makanan khas Suku Batak tersebut tidak akan menghilangkan bagian sisiknya. Sehingga, menjadi sebuah menu yang luar biasa untuk dinikmati. Harus diakui bahwa, bau amis terasa sangat menyengat.

Oleh karena itu, inilah fungsi dari penggunaan asam cikala. Bukan hanya sebagai bumbu penambah cita rasa saja, melainkan dapat menghilangkan bau amis menyengat tersebut. Selanjutnya, siapkan berbagai macam rempah.

Seperti, kemiri, kunyit, bawang cabai, hingga andaliman jangan sampai lupa. Makanan khas  ini akan dilumuri dengan semua bahan di atas yang sudah dihaluskan terlebih dulu.

Jadi, bisa dikatakan halusan tersebut merupakan bumbu dasar yang dioleskan ke seluruh bagian secara merata. Untuk menggorengnya menggunakan api kecil. Hal ini mencegahnya cepat matang sehingga, semua bisa merasuk.

Makanan khas Suku Batak akan terasa nikmat bila resapan bumbu tersebut bisa merasuk sampai ke dalam. Oleh karena itu, ada pengolesan bahan dilakukan dua kali. Pertama kali tidak terlalu banyak.

Hanya sebagai landasan saja agar teksturnya sudah dapat terlihat. Penggorengannya tidak perlu waktu lama Cukup 2 menit angkat tiriskan, kemudian oleskan kembali, baru goreng dengan api kecil.

Keistimewaan Makanan khas Suku Batak Arsik

Keistimewaan Arsik sendiri berasal dari bumbunya. Bila pengolahan dan proses penghalusannya benar, bukan tidak mungkin setiap gigitan selalu terasa rempah yang pekat dan nikmat bahkan, sampai ke dalam daging.

Makanan khas ini akan ditambah dengan daun singkong serta kacang panjang sebagai menu pendamping. Disantap menggunakan nasi putih hangat serta sambal membuatnya semakin menggoda untuk disantap

Anda bisa menemukannya di berbagai tempat, mulai dari warung sampai restoran daerah Tapanuli. Untuk jenis ikannya terkadang berbeda. Tergantung dari ketersediaannya biasanya, kakap sering dijadikan penggantinya.

Mungkin, masih ada sejumlah pertanyaan mengenai makanan khas tersebut? Terutama cita rasa sisik yang ikut termakan. Harus diakui, alasan menggorengnya sampai kering adalah ini.

Menyamarkan bagian sisiknya agar saat dihidangkan tidak terlalu terlihat bahwa, itu adalah sisik walau semua orang sudah mengetahui. Proses penyamaran tersebut harus berjalan sempurna andai saja, diolah dengan benar.

Untuk harganya sendiri ditaksir mulai Rp25 ribu, bisa lebih mahal tergantung dari ukurannya seberapa besar. Bahkan, ada yang menjualnya hingga Rp50 ribu. Bagaimana tertarik untuk mencicipinya?

Arsik menjadi satu diantara beberapa hidangan dari Sumatera Utara yang harus Anda nikmati saat berkunjung. Makanan khas Suku Batak ini selain enak, mempunyai kandungan vitamin dan mineral cukup tinggi.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *